VIVAnews - Masih ingat dengan Rubin Kazan? Klub asal Rusia itu secara mengejutkan menekuk Barcelona 2-1 di Camp Nou pada Matchday 3 Liga Champions, dua pekan lalu.
Buat CSKA Moscow, sukses Kazan jadi penyuntik motivasi dalam Matchday 4 melawan Manchester United. Saat ini, CSKA berada dalam posisi yang sama dengan Rubin, yaitu underdog.
Namun dengan semangat itu, The Krasno-sinie, julukan CSKA, yakin bisa meraih hasil yang sama dengan klub kompatriotnya itu. "Kemenangan itu vital artinya bagi sepakbola Rusia. Rubin Kazan menunjukkan kemampuan dan mampu bermain seperti tim-tim besar di pertandingan itu," ujar kiper CSKA, Igor Akinfeev, di situs resmi UEFA, Selasa 3 November 2009.
"Tiap kali klub atau timnas melakukan sesuatu seperti hal tersebut, itu sangatlah signifikan," tambah pria 23 tahun itu.
The Krasno-sinie bertandang ke Old Trafford, Rabu dini hari WIB nanti dengan statistik yang kurang begitu baik. Menurut catatan UEFA, dalam 13 laga tandang baru sekali klub ibukota Rusia itu menang.
Itu pun bukan terjadi di Inggris, melainkan di Prancis saat CSKA mengalahkan Paris Saint-Germain di penyisihan grup Liga Champions, Desember 2004.
Akinfeev dan kawan-kawan kini bergantung kepada kecerdikan pelatih baru mereka Leonid Slutski untuk mengatasi Setan Merah. Meski dicibir belum bisa memberi kontribusi yang krusial, Akinfeev percaya kalau pelatih barunya itu bisa menghasilkan kemenangan.
"Saya berharap dia (Slutski) bisa mengeluarkan yang terbaik dari klub kami," kata Akinfeev lagi.