VIVAnews - Luciano Spalletti boleh dianggap gagal di AS Roma. Tapi itu tak lantas membuat sosok berkepala plontos ini tak punya ambisi besar. Menukangi timnas Italia menjadi bidikan Spalletti selanjutnya.
"Setiap pelatih memimpikan mengenai timnas dan saya merasa siap. Saya berbicara mengenai timnas asing ataupun Italia," ujar Spalletti kepada La Repubblica.
Namun Spalletti juga sadar jika tekanan di Italia tentu lebih berat dibanding melatih di negara lain. Atas pertimbangann itu pula Spalletti lebih memilih negara lain jika ada tawaran selain Italia.
"Di mana masa depan saya? Saya akan lebih memilih pekerjaan di luar negeri jika saya boleh membuat sebuah prediksi," jelas Spallleti.
Sebenarnya Spalletti diakui sebagai salah satu pelatih terbaik Italia saat ini. Kegagalan Spalletti di Roma lebih disebabkan banyaknya pemain bintang yang pergi plus badai cedera yang selalu dihadapinya selama empat tahun di Olimpico Roma.
Spalletti memutuskan mundur membesut Roma setelah hasil buruk yang dituai Giallorossi di awal musim ini. Spalletti sempat dihubungkan dengan klub Rusia Zenit St. Petersburg, tapi pelatih 50 tahun ini tak merespon.