VIVAnews - Serangan Fabio Capello kepada sepakbola Italia mendapat respon dari Presiden FIGC, Giancarlo Abete. Menurut Abete, manajer timnas Inggris itu salah memandang sepakbola Italia yang juga negara asal Capello.
Sebelumnya, Capello memang menilai sepakbola Italia kalah pamor dari sepakbola Spanyol dan Inggris. Keberadaan pendukung garis keras, Ultras, dinilai sebagai penyebab mundurnya sepakbola Italia.
“Jika Capello ingin menggambarkan sepakbola Italia, tentu ia harus tahu secara menyeluruh. Di sini memang banyak masalah dan tindakan bodoh jika menganggap remeh masalah itu," ujar Abete seperti dilansir Channel4.
"Tapi, tindakan salah juga jika menggambarkan keseluruhan sepakbola Italia dengan sesuatu yang kecil (Ultras). Kami harus menjaga para pengunjung yang pergi ke stadion dengan pendekatan yang positif," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Abete juga memaklumi aksi tifosi mengejek skuad Italia saat menjamu Siprus di Stadion Ennio Tardini beberapa waktu lalu. Saat itu, Italia nyaris kalah dari Siprus di kualifikasi Piala Dunia 2010. Italia kebobolan dahulu 0-2 sebelum diselamatkan hattrick striker Alberto Gilardino.
Selain itu, menurut Abete, kegagalan Italia di Piala Konfederasi 2009 memang menyisakan duka bagi fans. Apalagi, Italia berstatus juara bertahan Piala Dunia.